Hari Blog Nasional

Posted on October 27th, 2008 in Uncategorized by koen

Memperingati Hari Blogger, jurnal Indonesia Go-Blog mencoba mencatat quote dari para cendekiawan dunia tentang blogging.

Feynman: “Fisika memang tidak penting. Yang penting itu blog.”

Newton: “Blogger tidak akan berhenti blogging, kecuali ada gaya yang dikenakan kepadanya.”

Marx: “Blog itu candu masyarakat.”

Einstein: “Tuhan tidak bermain blog!”

Nietzsche: “Blog sudah mati.”

Shakespeare: “To blog or not to blog. A stupid question. What is in a blog?”

Kennedy: “Jangan tanyakan apa yang kau dapat dari blog!”

Gell-Mann: “Tiga blog untuk Mr Mark.”

Heisenberg: “Ketidakpastian adalah hal yang niscaya dalam blog.”

Soekarno: “Jangan sekali-sekali melupakan blogging!”

Gorbachev: “Perestroika, glasnost, i blog!”

Walesa: “Tiada kemerdekaan tanpa blog!”

Stalin: “Satu blog itu musibah. Sejuta blog itu statistik.”

Derrida: “Justru blog itulah pertanyaannya.”

Hawking: “Blog hole, tempat bertemunya mekanika kuantum dan relativitas umum.”

Descartes: “I blog therefore I am.”

Gus Dur: “Ngeblog aja kok repot.”

(Bersambung Ah. Atau sambunglah di Comment.)

Puas dan Tidak Puas

Posted on October 18th, 2008 in Uncategorized by koen

Seorang blogger bercakap dengan kenalan baru.

“Jadi Anda kerja di mana?”
“Di BIN.”
“Intel ya? Wah, apa tuh tugasnya?”
“Antara lain menginvestigasi orang-orang yang tidak puas dengan kondisi negara.”
“Berarti yang sudah puas tidak perlu diinvestigasi?”
“Oh, yang itu tugas KPK.”

Kebangkitan Nasional Kedua

Posted on October 10th, 2008 in Uncategorized by koen

Dulu konon kita punya Menristek yang sungguh canggih di bidang engineering. Tapi agak abai di bidang lain. Yang di bawah ini Kisah Nyata yang sekali lagi Nyata-Nyata cuman Kisah.

Menteri: “Dengan kebangkitan nasional kedua ini, kita akan menjadi yang terdepan secara teknologi. Lima tahun lagi seluruh rakyat akan bisa punya mobil. Sepuluh tahun lagi seluruh rakyat akan bisa punya helikopter. Dan lima belas tahun lagi semuanya itu o o o o bisa punya pesawat pribadi.”
Wartawan: “Lalu untuk apa semua orang punya pesawat pribadi, Pak?”
Menteri: “Ya misalnya terjadi krisis beras atau krisis gula lagi, rakyat bisa menggunakan pesawat pribadinya untuk belanja beras atau gula ke Singapore toch?”