Ataman dan MacLaurin
Mencuri lagi dari KUN.CO.RO. Biarin! :p
Igor Tamm (?????? ??????????? ?????), seorang profesor, hidup di Odessa saat Revolusi Russia terjadi dan Tentara Merah mulai menguasai Ukraina. Tentara Merah bukannya masuk tanpa perlawanan. Gerilyawan tradisional kossak terus menerus berkelana melakukan gangguan terhadap mereka.
Suatu saat, Tamm mengunjungi desa tetangga, membawa setengah lusin sendok perak, untuk ditukar ayam. Karena pakaiannya masih berbau kota, Tamm ditangkap gerilyawan, dan dibawa ke pimpinan gerombolan: seorang tinggi besar brewok berjanggut lebat dengan topi bulu hitam dan senapan mesin tergantung di dadanya.
“Kamu komunis sialan, mengacaukan tanah air kami Ukraina. Kamu harus mati!” teriak si pimpinan.
“Bukan,” sesak Tamm, “Saya profesor di Universitas Odessa dan cuma cari bahan makanan di sini.”
“Bohong! Profesor apaan!”
“Saya mengajar matematika.”
“Matematika!” teriak si ataman. “Kalau gitu, coba turunkan perkiraan error yang terjadi kalau kita memotong deret MacLaurin pada suku ke n. Kalau bisa, Anda bebas. Kalau gagal, mati.”
Sulit Tamm mempercayai telinganya. Itu pertanyaan salah satu cabang matematika tingkat lanjut. Sambil bergetar di bawah todongan senjata, Tamm mulai menulis, dan memberikan hasilnya pada si ataman.
“Wah betul,” kata si boss itu melunak, “Anda memang profesor. Pulanglah.”
Tamm hidup cukup lama, sampai memenangkan Nobel Fisika tahun 1958 dan meninggal tahun 1971. Tapi pertanyaan yang lebih menggelitik adalah: siapa si boss gerombolan itu? Apa dia akhirnya terbunuh dalam deretan perang dan revolusi di Rusia, atau dia juga mengajar matematika lanjut di salah satu universitas di Ukraina?
Blog Buat Becanda

Di blognya, Alex mensurvei manfaat ngeblog buat kita. Obviously, banyak sekali :), termasuk bisa bantu orang di sekitar kita. Tapi, hey, aku cuman mau nulis satu hal. Blog memberi kita kesempatan becanda yang lebih luas. Saat kita harus berada di sekeliling orang yang selera humornya berbeda dengan kita, blog jadi tempat becanda yang menyenangkan.
OK, aku tahu, gambar di atas sudah aku pasang di tumblelogku. Tapi aku lagi testing upload gambar di Wordpress 2.5 ini. Entah dari kapan nggak bisa upload gambar. Sampai sekarang. Dan, percayalah, ini lucu :).
Bohr dan Einstein
Buku Richard Feynman (yang judulnya mencontek judul blog ini: Surely You’re Joking, Mr Feynman) menyinggung perjumpaan Feynman dengan Bohr (Niels dan Aage). Niels Bohr senior disebut sebagai sulit dipahami kata2nya yang terlalu menggumam, sehingga kadang2 Aage jadi juru bicara. Tapi bukan cuma Feynman yang memiliki impresi serupa. Abraham Pais juga mencatat bahwa gaya bicara Bohr teramat sulit dimengerti, penuh gumaman. Ditambah lagi dengan obyek pembicaraan Bohr yang tidak pernah mudah :). Saat itu, ketidaksetujuan Albert Einstein (yang dengan teori fotoelektriknya sebenarnya menjadi pemicu teori kuantum) atas teori kuantum membuat diskursus fisika sedang memanas.
Di suatu siang, Bohr yang sedang bersama Pais, sedang sibuk menjelaskan kenapa pendapat Einstein, biarpun masuk akal, tetapi memiliki kelemahan telak. Dengan gaya menggumamnya, yang terdengar oleh Pais adalah nada naik dan turun dari bahasa Inggris dialek Denmark, dan nama Einstein yang disebut berulang. Menatap jendela, makin asyik Bohr menguliahi Pais, dan semakin lama yang terdengar hanya nama Einstein, gumaman, Einstein, gumamam, dst.
Saat itu, Einstein masuk ke ruangan.
Einstein berjalan berjingkat-jingkat, tersenyum pada Pais, lalu melihat Bohr. Bohr tak mendengarnya, masih asyik menatap jendela sambil meneruskan gumamannya, dan menyebut nama Einstein. Saat Einstein makin dekat, Bohr menoleh, dan dengan kaget melihat kepala Einstein sudah dekat kepalanya sendiri. Gaya kaget Bohr dilukiskan seperti orang yang sedang sibuk memuja roh leluhur, dan si leluhur betul2 menampakkan diri. Mereka diam sebentar. Lalu dengan ramah Einstein berkata bahwa ia dilarang dokter membeli tembakau lagi. Tapi dokter tak melarangnya mencuri tembakau. Jadi itu yang tadinya akan dilakukannya.
Kesunyian berubah menjadi tawa yang renyah.
George Gamow
Beberapa salinan dari KUN.CO.RO
Tidak hanya zaman sekarang media dan ‘pakar’ dianggap kredibel dengan sendirinya (pun tanpa perlu upaya mempertahankan kredibilitas). Cerita berikut ini diceritakan fisikawan/kosmolog George Gamow, dengan setting di Russia tahun 1925.
Fisikawan Abatic Bronstein memamerkan kepada George Gamow dan Lev Landau, Ensiklopedia Soviet yang terbaru. Di dalamnya, masih disebutkan adanya zat ether yang mengisi ruang semesta, tempat segala macam gelombang energi merambat di atasnya. Ini tahun 1925, 20 tahun setelah relativitas khusus, dan 10 tahun setelah relativitas umum, dan dalam masa keemasan mekanika kuantum. Artikel itu disusun editor yang pakar fisika, bernama Gessen. Gessen belum pernah kuliah fisika, selain di sekolah, plus baca-baca. Artikelnya menjelaskan soal ether secara rinci, sambil menolak teori Einstein. Gamow berencana mempersoalkan hal ini ke media. Tapi, seperti juga para ilmuwan jail lainnya, ia menempuh cara yang lucu. A.l. begini ditulisnya melalui telegram:
Tergugah oleh artikel Anda mengenai ether, kami menjadi sangat bersemangat untuk mulai membuktikan keberadaannya. Kita buktikan bahwa si Albert itu idealistik yang idiot semata.
Mohon dipimpin upaya riset atas materi-materi kalorik, flogiston, dan cairan elektrik (semuanya konsep fisika kuno yang terbukti salah –tambahan)
Ttd: Gamow, Landau, Bronstein, Genazvali, Grilokishnikov
Gessen berang, dan langsung membalas dengan serangan personal yang terbuka. Tak tanggung-tanggung, kelima orang itu diadukan ke Akademi Komunis di Moskva, dengan tuduhan mengingkari prinsip materialisme dialektika dan ideologi Marx.
Karena pakar fisika dan media ensiklopedia itu dianggap kredibel, tuduhan itu langsung diterima. Dua mahasiswa penandatangan kehilangan bea hidup dan diusir ke luar kota. Landau dan Bronstein dipecat sebagai dosen, tapi masih boleh meneruskan kerja sebagai peneliti. Gamow belum mendapat sanksi, karena tidak terkait secara organisasi. Namun Akademi juga minta hukuman tambahan bahwa kelima tertuduh tidak boleh hidup di lima kota terbesar di Russia.

Landau, Bohr, Rosenfeld, Bronstein
Tahun 1932, Gamow yang muak dengan gaya Russia memutuskan bermigrasi ke barat. Landau yang merupakan patriot Russia memutuskan tetap bekerja di Russia, biarpun selalu hidup dalam kesulitan dan sempat masuk penjara di zaman Stalin itu.
Gamow masih memiliki beberapa hal menarik dalam hidupnya. Pembaca serial “Pustaka Alam” masa lalu pasti pernah baca cerita berikut ini. Alfred Alpher menulis makalah tentang kondisi awal alam semesta, atas bimbingan Gamow. Waktu hendak dipublikasikan, Gamow punya ide jail. Dia menculik nama fisikawan Hans Bethe, yang juga sibuk dengan partikel-partikel dan gaya-gaya elementer, sebagai penulis. Maka jadilah buku itu ditulis oleh Alpher-Bethe-Gamow, sebagai alfa-beta-gamma terciptanya alam semesta. Yang di Pustaka Alam tidak disebutkan adalah bahwa Gamow juga mendekati ilmuwan Robert Herman, memintanya bergabung, dengan syarat mengganti dulu namanya menjadi Delter. Syukurlah Herman menolak. Kali lain, Gamow, Alpher, dan Herman (masih dengan nama aslinya) melakukan penelitian bersama mengukur suhu teoretis sisa radiasi penciptaan alam, yang menghasilkan angka 2.7K itu.
Titian
Hampir semua fisikawan (dari Einstein, mungkin bahkan Galileo atau filsuf semacam Aristotle, hingga pekerja teori string) mengasumsikan adanya hukum alam yang sederhana, yang mendasari hukum2 lain. Sebagai salah satu fisikawan paling aktif di masanya, Werner Heisenberg pernah merasa yakin bahwa barisan kuat pekerja teori kuantum tak lama lagi bisa menemukan teori fundamental itu. Heisenberg bahkan sudah menggambarkannya sebagai teori penyatuan yang cantik, yang secara global sudah dipahami, dan tinggal menyusun detail teknis.
Wolfgang Pauli, fisikawan sezamannya, yang nyaris selalu diakui sebagai verifier teori2 lain (”What you know, I know,” begitu katanya) cukup sebal dengan “iklan publik” model Heisenberg masa itu. Maka ia menulis surat terbuka buat Heisenberg:
“Saya hendak menunjukkan pada dunia bahwa saya bisa melukis sebaik Titian. Cuma masih kurang detail teknis. W Pauli.” Di tengah kertas cuma ada sebuah bingkai yang kosong.
Hello world!
Ini joke semacam yang pernah aku buat 10 tahun lalu. Sorry, yang ini Copy-Paste doank (Contek-Aware).
Soal: Bagaimana menulis program Hello World?
Siswa SMP
10 PRINT “HELLO WORLD”
20 END
Siswa SMA
program Hello(input, output)
begin
writeln(’Hello World.’)
end.
Mahasiswa
#include <stdio.h>
int main()
{
char *message = “Hello, World”;
printf(”%s\n”, message);
}
Programmer
#include <iostream.h>
#include <string.h>class string
{
private:
int size;
char *ptr;
public:
string() : size(0), ptr(new char(”)) {}
string(const string &s) : size(s.size)
{
ptr = new char[size + 1];
strcpy(ptr, s.ptr);
}
~string()
{
delete [] ptr;
}
friend ostream &operator <<(ostream &, const string &);
string &operator=(const char *);
};
ostream &operator<<(ostream &stream, const string &s)
{
return(stream << s.ptr);
}
string &string::operator=(const char *chrs)
{
if (this != &chrs)
{
delete [] ptr;
size = strlen(chrs);
ptr = new char[size + 1];
strcpy(ptr, chrs);
}
return(*this);
}
int main()
{
string str;
str = “Hello World”;
cout << str << endl;
return(0);
}
Hacker
#!/usr/local/bin/perl
$msg=”Hello, world.\n”;
if ($#ARGV >= 0) {
while(defined($arg=shift(@ARGV))) {
$outfilename = $arg;
open(FILE, “>” . $outfilename) || die “Can’t write $arg: $!\n”;
print (FILE $msg);
close(FILE) || die “Can’t close $arg: $!\n”;
}
} else {
print ($msg);
}
1;
Minimalis
% cat
Hello, world.
Manager
Andi, tolong buatkan program “Hello, world.” lengkap dengan kebutuhan budget dan jadwal pelaksanaan. Akan dipakai untuk performance review minggu depan.
Senior Manager
Buat prg “Hello world” asap.
Chief Executive
(klik)
(klik)
(klik)
(logout)


